Galau (1)

Kemarin hari Jumat. Hari favorit saya dalam seminggu. Kenapa ? Soalnya besok libur, haha. Soalnya hari Jumat biasanya pulang cepet. Soalnya hari Jumat biasanya jarang kuliah. Soalnya hari Jumat istimewa. Kaum muslimin dianjurkan baca al Kahfi supaya bercahaya sampai Jumat depan. Lalu Jumat depannya baca al Kahfi lagi. Jadilah kaum muslimin bercahaya terus-menerus. Banyak berdoa juga sangat dianjurkan, terutama sesudah shalat Ashar. Baik sekali kan Tuhan itu ? Kita tinggal datang padaNya, terus meminta. Dengan rahmatNya, diberikan semua yang kita butuhkan. Lalu mengapa masih enggan mendekat padaNya ?

Hari itu, pagi-pagi, saat matahari naik sepenggalah, saya mengamati sekumpulan gadis-gadis menyesaki ruangan yang tidak begitu luas. Mereka berdiskusi, tentang apa pentingnya manusia di Bumi. Mungkin mereka sudah pernah membacanya, di Ali Imran : 104, tentang segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh berbuat yang makruf, dan mencegah dari yang munkar. Kata Tuhan, mereka itulah orang-orang yang beruntung.

Sungguh masih terbatas ilmu dan pemahaman manusia.

Sebenarnya apa maksud Tuhan menurunkan ayat itu ?

Apakah kita diminta untuk berdakwah pada manusia lainnya ? Namun bukankah zaman ini berbeda jauh dengan zaman Nabi dulu ? Sanggupkah kita, untuk menyelamatkan diri ? Sanggupkah kita, menyelamatkan diri dan menyelamatkan orang lain ?

Dunia ini sungguh melenakan ya Tuhan. Penjara bagi orang-orang yang beriman. Mereka yang sadar akan hal itu tak akan sanggup menghadapi gemerlapnya.

 

 

…… To Be Continued~

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s