Abiwara

Sayangku, kamu terlalu indah. Pesonamu hebat sekali. Mungkin saat ini, kau adalah manusia paling sakti. Kau mampu membuat manusia jatuh cinta pada pandangan pertama. Semua sayang kamu, semua ingin memelukmu.

Abiwara, kini kau tumbuh menjadi anak laki-laki paling hebat di keluarga kita. Kau jarang menangis. Bertemu orang baru pun kau begitu murah senyum. Kau mamandangku, mengamati wajahku saat aku memelukmu. Abiwara, tahukah kau betapa bahagianya aku, saat tangan mungilmu menjangkau pipiku, daguku. Kau begitu menggemaskan. Sayangku, maukah kau kubawa pulang?

Abiwara, lihatlah betapa aktifnya kau menendang. Padahal kau gendut. Ya ampun bagaimana bisa kau segendut itu. Sayangku, jadilah anak yang sehat. Ingat, keluarga kita adalah keturunan yang kuat.

Sayangku, jadilah anak yang penurut, patuh pada orang tua. Hormatilah ibumu. Ialah wanita terbaik yang Allah pilihkan untukmu. Aku sangat menghormatinya, karena kebaikan hatinya. Sayangilah ibumu sebagaimana ia menyayangi nenekmu. Abiwara, ayahmu adalah orang yang baik dan sangat menghormati orang tua. Ia adalah lelaki yang cerdas, kuat dan bahagia. Abiwara, jadilah sehebat orang tuamu, bahkan lebih dari itu.

Abiwara, jadi apa pun saat besar nanti, aku akan selalu mendukungmu. Jadilah orang yang hebat. Ingatlah Tuhanmu, Nabimu, di mana pun engkau berada. Jadilah anak yang shalih, sepanjang hidupmu.

Abiwara, semoga Allah merahmatimu selalu.

 

 

Salam sayang,

Bulek Sahda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s