Tentang Mendewasa

Menjadi dewasa itu, ya begitu. Banyak yang saya pikirkan. Saya emang tipe manusia yang diam, tapi pikirannya ke mana-mana. Saya pikir, orang dewasa di luar sana juga begitu. Saya lagi dalam masa transisi. Dari mahasiswa labil yang inner childnya kumat gara-gara skripsi, menjadi pegawai kantoran yang pergi pagi pulang udah gelap. Yang saya lakukan, ya tinggal menjalani hari-hari saya. Sambil berusaha menyusun rencana, hidup ini mau dibawa ke mana.

Menjadi dewasa itu, butuh kesabaran. Kadang kita bingung sama banyak perubahan yang terjadi, apalagi di fase dewasa awal seperti yang saya alami. Saya rasa, karena saya masih muda, wkwk, saya tak perlu tergesa. Lihat saja hidup ini akan ke mana. Saya akan mencoba segala kemungkinan, membuka pintu-pintu menarik yang ada di depan mata.

Seperti saya yang berani mengemudikan motor mengelilingi kota, saya juga harus berani berpetualang. Saya akan terbang, melesat sejauh mungkin dari rumah saya, lalu kembali pulang. Saya akan memiliki banyak hal untuk diceritakan pada orang sekitar. Seperti elang, dengan sayapnya.

Senangnya, menjadi dewasa membuat saya lebih banyak berpikir dengan logika. Lebih sedikit emosi tak perlu yang terlibat. Ini menyenangkan. Saya jarang merasa sedih, atau kecewa, atau berharap. Rasanya dunia ini menjadi lebih normal, nyaman, dan seimbang. Memang seperti itu adanya.

Saya berjanji, akan lebih banyak mensyukuri yang saya miliki, menjadi lebih bahagia, melihat sisi positif dari semua hal selain sisi negatifnya, dan hidup sehat.

Selamat tahun baru 2019 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s