Selepas Kau Pergi

Ada lelaki yang kukenal. Begitu sulit ia jatuh cinta. Padahal umurnya sudah lanjut. Kata kami, sudah waktunya ia menikah. Sudah terlalu matang. Namun ia belum jua terlihat menjatuhkan hati pada satu wanita, selepas sang kekasih pergi. Kekasihnya? Bolehkah kusebut begitu? Kekasihnya adalah wanita single satu-satunya yang mengisi dunia kami saat itu. Mungkin rasa itu sudahLanjutkan membaca “Selepas Kau Pergi”

Sekarang untuk Nanti

Saya lagi di fase dewasa muda, baru lulus tahun lalu dan mulai kerja. Saya baru memasuki dunia dewasa yang penuh tanggung jawab, komitmen, kedisiplinan, dan segala printilan yang njelimet itu. Kadang capek sih, ada jenuhnya juga, karena kegiatan utama ya ngantor, pulang, ngantor, pulang. Saya salut sama temen saya yang menyempatkan diri untuk ngajar ngajiLanjutkan membaca “Sekarang untuk Nanti”

An Happy Marriage

Sekali dua saya berpikir tentang pernikahan, hal yang dilakukan oleh sebagian besar manusia di Bumi. Orang-orang menikah, membentuk “keluarga baru”, dimulai dari dua orang, lalu menjadi tiga, empat, atau lima. Manis sekali. Saya juga ingin. Tapi saya tahu, belum waktunya. Pernikahan itu sesuatu yang besar untuk saya. Yang perlu dipersiapkan bukan sehari dua hari. SayaLanjutkan membaca “An Happy Marriage”

Tentang Kaimana (2) : Arti Penempatan Buat Saya

Malam ini rasanya saya cukup melankolis. Entah karena bentar lagi mau mudik lebaran atau gimana, saya merasa banyak sekali hal yang saya rindukan. Tadi saya nelpon rumah dan bilang sama orang tua, saya kangen makan nasi padang di warung padang dekat rumah. Alasannya simpel, semua warung padang yang biasa saya kunjungi di Kaimana pada tutup,Lanjutkan membaca “Tentang Kaimana (2) : Arti Penempatan Buat Saya”

Tentang Kaimana (1)

Hampir dua bulan, saya bekerja di Kabupaten Kaimana. Buat yang belum tau itu di mana, biar saya ceritakan. Kaimana adalah sebuah kabupaten di provinsi Papua Barat. Kenapa saya akhirnya bisa kerja di sini? Ceritanya panjang. Takdir Allah mengatakan saya harus ke sini dulu, sebelum pergi berpetualang ke tempat berikutnya. Kaimana kota yang cantik. Kota senja,Lanjutkan membaca “Tentang Kaimana (1)”

Cinta Sampai Akhir Masa

Bagaimana bisa, cinta yang dulu kalian banggakan, bisa pudar seiring waktu? Tak ingatkah kalian bagaimana dulu kalian memperjuangkan cinta itu? Bagaimana bisa berkurang seiring waktu? Aku belum pernah menjalaninya. Tapi yang kutau, cinta itu harus dipupuk, dijaga agar awet. Teorinya sih begitu. Prakteknya? Ya lakukan saja. Dijaga agar bahagia sampai tua. Aku sayang kalian. BahagiaLanjutkan membaca “Cinta Sampai Akhir Masa”

Hari Pernikahan

Setelah melewati proses yang lumayan panjang, sempat menyerah, lalu bangkit lagi, akhirnya surat itu tiba. Kabar yang menjawab rasa penasaranku, tentang akhir kisahmu. Dia yang begitu kau puja, kau sayang, sempat kau kecewakan sebegitu dalamnya. Lalu dia pergi. Dan kalian tak bertemu lagi. Tapi jika kata Allah kalian jodoh, kau bisa apa ? Ada sajaLanjutkan membaca “Hari Pernikahan”

To the brightest one (2)

kepada yang paling terangyang datang di kala siangHalo 🙂lama tak berjumpasemoga kau sehat bahagiahadirmu hangatkan hatikudan ceriakan akusampai malam menjelanglalu ku tidur dengan tenangkemarin kau ada di sisikuberjalan di sampingkubersamakulalu kita berbincang panjangramai bersama kawankepada yang paling terangmengapa rasanya sesaksaat ku ingat akan pergidan waktu yang tersisa tinggal sedikitmengapa baru berhargasaat akan terlepasdari hari-haridan masaLanjutkan membaca “To the brightest one (2)”